SEJARAH

Unit Penjamin Mutu (UPM), STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta secara formal di syahkan pada bulan Oktober 2009 sesuai dengan PP No.19 Tahun 2005 tentang SNP khusus pada pasal (91) ayat (1), dan bulan Januari tahun 2010  program  tersusun walaupun masih belum sempurna, hal ini sangat terkait dengan UU Sisdiknas terbaru (UU No.20 Tahun 2003) khususnya pada pasal (50) ayat (6). Dengan adanya tuntutan otonomi dan kemandirian Perguruan Tinggi, maka STIKES Bethesda Yakkum tertantang untuk meningkatkan mutu PT yang sangat terkait dengan pasal (8) maupun pasal (66) Bab XIX UU Sisdiknas, tentang pengawasan dari internal PT dan masyarakat/stakeholders yang sifatnya horizontal maupun dari pihak pemerintah yang sifatnya vertikal dalam hal ini adalah Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan ini  sesuai dengan PP No. 19  Tahun 2005 tentang SNP Pasal (1) butir (27).

Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) di STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta, merupakan kegiatan mandiri dari PT sehingga proses tersebut dirancang, dijalankan dan dikendalikan sendiri STIKES Bethesda Yakkum, tanpa campur tangan dari pihak pemerintah dalam hal ini adalah Ditjen Dikti Depdiknas. Mengenai posisi dan arti penting SPMI (diimplementasikan dalam UPM STIKES Bethesda Yakkum), dapat dikemukakan bahwa dimasa mendatang eksistensi suatu PT tidak tergantung semata-mata pada pemerintah, melainkan terutama tergantung pada penilaian masyarakat/stakeholder (mahasiswa, orang tua, dunia kerja, dosen, tenaga penunjang, serta pihak-pihak lain yang berkepentingan).

Untuk merealisasikan program ini, khususnya pada tahun pertama  masih banyak hal yang perlu dipersiapkan dalam menyusun program. Dalam penyusunan program UPM, perlu mencari sumber informasi yang valid,  khususnya dari DIKTI maupun melalui Kopertis Wilayah V di Propinsi DIY,  tanpa mengabaikan prioritas dalam pelaksanaan program yang sesuai dengan situasi dan kondisi dari STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.

Prioritas pertama dalam hal ini adalah menyusun program kerja tahun 2014 utamanya adalah menyusun ”Manual Mutu dan Kebijakan Mutu” dari Unit Penjamin Mutu (UPM) STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta, sebagai langkah awal penyusunan program. Langkah berikut tentunya perlu menyusun standar-standar yang tertuang dalam Manual Mutu Kebijakan dan tentunya tidak terlepas dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dengan minimal 8 standar maupun PP No.50 Tahun 2014 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Standar-Standar yang ada perlu dilengkapi dengan  menyusun instrumen-instrumen yang diperlukan terkait dengan mekanisme pengawasan dan evaluasi program yang mengacu pada borang yang dikeluarkan oleh LAM-PT Kes sehingga instrumen yang disusun oleh UPM STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta mengacu pada borang LAM-PT Kes, dan instrumen yang sudah disusun masih perlu diujicobakan agar instrumen tersebut betul-betul validitasnya dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk tugas pengawasan intern ini tidak mudah untuk direalisasikan maka perlu ada koordinasi yang baik dan perlu adanya komitmen bersama antar komponen ataupun unit-unit yang ada sehingga dapat saling melengkapi. Tentunya dalam membangun komitmen ini butuh waktu untuk sosialisasi program, walaupun sebetulnya program-program yang ada sudah direalisasikan hanya secara formal belum tertata maupun belum terdomumentasikan secara baik dan akurat,  oleh karena itu  pengawasan internal dalam hal ini Unit Penjamin Mutu (UPM) perlu untuk menata ulang sehingga dokumentasi pelaksanaan program akan betul-betul terdokumentasi secara sistematik, baik, benar dan akurat, tentunya hal ini juga perlu ada kerjasama yang harmonis dengan Administrasi Akademik STIKES Bethesda Yakkum yang menangani EPSBED yang sekarang diistilahkan dengan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) tingkat Institusi.

Agar program ini dapat segera terealisasi dan berjalan dengan baik dan sistematis maka perlu ada wadah yang khusus mendokumentasikan program-program yang ada dan sekaligus melakukan pengawasan dan evaluasi. Diharapkan hasil evaluasi program yang ada akan dapat dipakai sebagai landasan untuk bertumbuh dan berkembangnya STIKES Bethesda Yakkum ini, baik secara kuantitas maupun secara kualitas dengan seoptimal mungkin.

68total visits,1visits today